dedy.AnakSapi.com

dedy.Anaksapi.com

:: Sebuah cerita tentang salah satu Gembala Sapi ::

Berbicara dengan Jelas
By : DW on February 15, 2011 at 10:11 am

..."Ya....kenapa mas? oooo...ya...ya...ya...kenapa tadi?"...

Seringkali saya mendengar pembicaraan seperti diatas oleh seseorang dengan seseorang yang lain. Pembicaraan seperti ini muncul, entah karena sinyal yang sedang tidak bersahabat (lewat telepon/hp) atau memang karena apa yang disampaikan kurang jelas dan tidak mudah di mengerti.

Untuk beberapa orang, mungkin bukan hal yang menyenangkan kalau harus mengulang dan mengulang lagi sesuatu yang baru saja diucapkan. Apalagi ditambah dengan pemahaman yang tidak sejalan, atau bahkan tidak nyambung.

Di dalam lingkungan kerja saya, yang judulnya Telekomunikasi, saya dituntut untuk dapat menyampaikan sesuatu dengan jelas, benar, dan bertahap. Agar dapat dimengerti dan dipahami oleh lawan bicara. Namun apakah anda percaya?, itu sulit saya lakukan dan saya masih terus belajar.

Yang menurut saya paling sering terjadi adalah, apabila saya berbicara dengan orang yang tingkat jabatannya diatas saya, seringkali dari awal saya sudah pasang target tinggi. Maksudnya adalah, seteknis apapun sesuatu yang akan saya sampaikan, saya yakin orang itu akan mengerti. Lah wong tingkatannya memang diatas saya :p.

Namun ternyata anggapan tersebut banyak salahnya, karena ternyata cara berpikir setiap orang memang berbeda. Dan tidak selalu melihat permasalahan dari sisi yang sama, hal itulah yang membuat setiap diskusi menjadi menarik.

Lain orang, lain pula cara penyampaiannya. Ada yang langsung nyambung, ada juga yang mesti diterangkan dari awal kejadian.

Mungkin kalau bicaranya dengan rekan kerja sekantor, masih lebih mudah. Karena bisa jadi tingkat pemahamannya setara.

Lain cerita kalau berbicara dengan orang tua.
Sebagai contoh kalau saya berbicara dengan orang tua saya sendiri, selain harus melalui telepon, saya juga harus menggunakan bahasa yang semaksimal mungkin mereka bisa memahami, dan dengan suara yang jelas serta tidak terburu-buru.
Dan sangat bisa dimaklumi kalau orang tua saya di seberang sana, terkadang meminta saya untuk mengulang ucapan saya. Karena mereka semakin bertambah usianya dan sebisa mungkin ingin mengerti apa yang diucapkan anaknya.

Trik dibawah ini mulai saya praktekkan, agar sesuatu yang saya sampaikan dapat dimengeti dan dipahami orang lain, siapapun orangnya. Yaitu :

- berbicara pelan-pelan, untuk mengetahui kecepatan orang lain dalam mencerna informasi yang disampaikan
- selalu memulainya dari awal, untuk mengetahui sudah sejauh mana orang lain mendengar informasi yang akan disampaikan
- mengulang kata-kata yang sudah diucapkan apabila diminta, agar pemahaman sejalan
- memperhatikan ekspresi pendengar, untuk memastikan apakah informasi sudah diterima dengan baik




Judul lain :